Juragan tiba-tiba dihubungi lewat telepon, chat WhatsApp, atau DM TikTok oleh pihak yang ngaku-ngaku sebagai tim BukuWarung? Jangan langsung percaya!
Go Cek Sebelum Kegocek apakah pihak tersebut benar-benar tim resmi BukuWarung atau tidak.
Kalau setelah dicek ternyata bukan akun media sosial resmi BukuWarung, langsung #TangkisTukangTipu dengan blokir laporkan akun tersebut!
Contoh TuTi ngaku-ngaku jadi tim BukuWarung pakai akun media sosial palsu:
Selain ngaku-ngaku sebagai tim resmi BukuWarung, si TuTi biasanya akan menawarkan bantuan ke Juragan, seperti aktivasi EDC, verifikasi akun, atau mengatasi kendala transaksi. Tapi syaratnya, Juragan harus ngasih PIN atau kode OTP Juragan. Tujuannya untuk membobol akun & saldo Juragan.
Contoh TuTi minta PIN atau kode OTP Juragan:
Jangan percaya & jangan pernah memberi PIN atau kode OTP ke siapapun termasuk tim BukuWarung ya, Gan! Tim BukuWarung tidak pernah meminta PIN & kode OTP Juragan untuk alasan apapun.
Kalau Juragan menemukan modus-modus seperti ini, langsung blokir sebelum ketar-ketir atau laporkan ke Live Chat CS resmi di aplikasi BukuAgen untuk bantuan lebih lanjut.
Siasat lain si TuTi untuk bisa membobol akun & saldo Juragan adalah dengan mengirim link tertentu ke Juragan, lalu menyuruh untuk klik atau bahkan mengisi data-data Juragan di link tersebut. Link tersebut dibuat sedemikian rupa sehingga bisa menyusup masuk & mengambil alih akun Juragan.
Kalau Juragan menemukan modus seperti ini, jangan asal klik link-nya! Go Cek Sebelum Kegocek apakah link tersebut benar-benar resmi dari BukuWarung atau tidak.
Link resmi BukuWarung hanya yang bertuliskan:
a. bukuwarung.com
b. link.bukuwarung.id
Di luar link tersebut, maka bukan link resmi dari BukuWarung ya, Gan! Jadi, Juragan bisa langsung #TangkisTukangTipu dengan blokir nomor/akunnya atau lapor ke Live Chat CS resmi di aplikasi BukuAgen.
Contoh TuTi mengirimkan & menyuruh untuk buka link tidak resmi:
Juragan pernah ditawari bantuan tapi syaratnya harus instal apk & buka file yang dikirimkan di WhatsApp, TikTok, atau lainnya? Jangan percaya & asal buka ya, Gan!
Aplikasi BukuAgen resmi hanya bisa diinstal & diperbarui di Play Store, bukan melalui file di WhatsApp, TikTok, dll.
Kalau Juragan menemukan modus-modus seperti ini, langsung blokir sebelum ketar-ketir atau laporkan ke Live Chat CS resmi di aplikasi BukuAgen untuk bantuan lebih lanjut.
Modus kali ini adalah si TuTi ingin menawarkan bantuan seperti penyelesaian kendala, aktivasi EDC, hingga klaim hadiah/diskon pembelian EDC. Tapi, syaratnya dengan memaksa Juragan buat top up Saldo. Gak nanggung-nanggung, biasanya minta nominal yang cukup besar hingga jutaan rupiah. Tujuan top up nya ke rekening, virtual account, atau e-wallet yang nama pemiliknya ada embel-embel BukuWarung supaya Juragan percaya.
Tapi, jangan percaya & jangan menuruti si TuTi, Gan! Karena tim BukuWarung tidak pernah meminta Juragan untuk top up Saldo untuk alasan apapun.
Kalau Juragan menemukan modus-modus seperti ini, langsung blokir sebelum ketar-ketir atau laporkan ke Live Chat CS resmi di aplikasi BukuAgen untuk bantuan lebih lanjut.
Contoh TuTi mengirimkan & menyuruh untuk buka link tidak resmi:


Nah, itu dia 5 modus si TuTi yang wajib Juragan kenali. Intinya, jangan gampang percaya dan selalu waspada kalau ada yang menghubungi Juragan & mengatasnamakan BukuWarung atau BukuAgen. Kalau gelagatnya udah mulai aneh-aneh, langsung blokir atau lapor ke Live Chat CS resmi di aplikasi BukuAgen.
Yuk, sama-sama #TangkisTukangTipu untuk selalu melindungi diri & keamanan kita!
Yuk bagikan cerita pengalaman aman bersama BukuAgen di media sosial atau grup WhatsApp, karena ada hadiah Grand Prize SMARTPHONE & Komisi total 13 JUTA++ menanti Juragan!